Tips dan Trik LomoKino dengan Filmmaker Analog, Emir

Pernahkah anda membayangkan diri anda sebagai seorang filmmaker di tahun 1900-an, membuat film gambar bergerak tanpa suara dan memutar kamera dengan tangan? Seperti apa tampilan dan rasanya?

Di sini, di Lomography, kami menciptakan alternatif yang lebih modern dari kamera yang dimiliki pada masa awal pembuatan film - kamera LomoKino. Kamera yang berfungsi penuh dan sangat portabel, yang didesain untuk para pembuat film, penggemar film, dan semua jenis penggemar fotografi analog, untuk menciptakan jenis film analog dan gambar bergerak mereka sendiri!

Emir, seorang filmmaker independen dari Istanbul, baru-baru ini membawa LomoKino bersamanya dalam sebuah liburan singkat ke pantai. Dengan pengalaman dan wawasan baru yang didapat dari perjalanan tersebut, ia berbagi tiga tips terbaiknya tentang cara memaksimalkan pengalaman menggunakan LomoKino .

"Saya akan selalu melihat ke dalam frame yang seperti mimpi dan merasa seperti berada di momen tersebut. LomoKino mengabadikan momen-momen itu untuk kami."

1. Gunakan stok film ISO 400+

*.

LomoKino memiliki tiga aperture yang tersedia: f5.6, f8, f11. Ini berarti bahwa menggunakan stok film dengan ISO di bawah 400 tidak akan ideal. Hal keren yang anda pelajari melalui fotografi analog adalah tentang nilai cahaya, dan bagaimana cahaya bisa secara harfiah membuat atau menghancurkan sebuah foto. Dalam kasus ini dan untuk kamera Lomography khusus ini, aturan praktis Emir adalah menggunakan stok film dengan ISO 400 atau lebih tinggi, sambil memastikan bahwa elemen-elemen di dalam frame memiliki pencahayaan yang relatif baik. Lomography Color Negative 400 adalah stok film yang tepat bagi filmmaker independen ini.

"Anda melakukan perjalanan ke masa lalu ke tahun 1895. Ini benar-benar memberi anda kegembiraan bioskop pertama"
Foto oleh Emir Aktel

2. Scan film negatif anda sendiri

Yang begitu hebat mengenai kamera ini yaitu, kemampuannya untuk menciptakan momen ajaib pada gambar analog. Apa pun yang kalian gunakan untuk pekerjaan profesional kalian sebagai pembuat film, pembuat konten, pemasar, akademisi, dll., atau sekadar untuk kenangan dan kenang-kenangan pribadi, kamera ini merupakan benda yang bisa memperkaya rasa nostalgia, kreativitas, dan keingintahuan kalian, sekaligus.

Emir berbagi bahwa ia cenderung menggunakan LomoKino untuk kejadian yang benar-benar spontan dalam hidupnya - bermaksud memberikan kenangan itu nuansa nostalgia yang jelas. Untuk lebih fokus pada perasaan dan emosi pada waktu itu. Oleh karena itu, ia memilih untuk men-scan filmnya sendiri untuk secara akurat menggambarkan momen-momen tersebut melalui pilihan warnanya.

Foto oleh Emir Aktel

3. Persediaan film 35 mm

Memang, sifat kamera yang imersif, memaksa kalian untuk merekam dan menggunakan beberapa roll film, sehingga menantang untuk bekerja dengan jumlah roll yang terbatas. Inilah alasannya, mengapa kalian disarankan untuk menyiapkan stok film yang banyak untuk diambil dan bereksperimen apabila bekerja dengan LomoKino secara khusus. Tapi jangan khawatir, seluruh proses di balik pembuatan setiap gambar untuk kemudian menciptakan spektrum penuh gambar bergerak, sangat layak untuk dicoba.

Mengapa mempertimbangkan LomoKino? Emir menjelaskan potensi menjanjikan yang dibawa kamera ini:

"Saya adalah penggemar berat film spaghetti western Sergio Leone. Dia menggunakan format Techniscope, cara yang sangat bagus untuk menggunakan film 35 mm untuk mendapatkan tampilan yang lebar. Jadi, fakta bahwa LomoKino memberi Anda kesempatan ini dengan anggaran yang kecil, tidak mungkin saya tidak membelinya!"
Foto oleh Emir Aktel

Terima kasih kepada Emir untuk berbagi pengalamannya menggunakan LomoKino dengan komunitas!

Ingin membuat video analog pendek pada 35 mm? Kunjungi situs web Lomography dan mulailah dengan LomoKino !

ditulis oleh macasaett pada 2023-10-04 #peralatan #video #analog #summer #istanbul #turkey #filmmaker #lomokino #emir-aktel

Produk yang Disebut

LomoKino

LomoKino

Apakah kamu siap untuk membuat film? Dengan LomoKino, kamu bisa membuat film hingga 144 frame pada film 35 mm. Tanpa suara, tanpa efek khusus, tanpa pasca produksi - hanya Lomography sederhana yang bergerak. Tekan tombol close-up untuk memotret pada jarak 0,6 m dari subjek anda, dan pasang lampu kilat pada hot-shoe untuk menerangi adegan sinematik anda. Setelah kamu menyelesaikan pemotretan, kamu bisa mengagumi 144 frame sebagai bidikan individual, atau menggunakan aplikasi kami untuk mengubahnya menjadi film analog. Kembalilah ke Hollywood tempo dulu dan jadilah seorang filmmaker analog sekarang juga!

Lebih Banyak Artikel Menarik